RSBM

an image PENDAHULUAN

Pemerintah Indonesia sudah menjadikan upaya kesiapsiagaan bencana dan penanggulangan kondisi gawat darurat menjadi perioritas nasional. Kapasitas kesiapsiagaan dan tanggap darurat nasionalmasih memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat diantaranya komponem profesi kesehatan di antaranya adalah Perawat.
Profesi Perawat merupakan ujung tombak pelayanan kegawat-daruratan, sehingga perawat harus bekali
Dengan kompetensi kegawat daruratan melalui Pendidikan formal serta latihan berkelanjutan dalam bidang kegawat daruratan dan menejemen bencana.
Intitusi pelayanan kesehatan terutama Rumah
Sakit harus bertanggung jawab untuk meningkatkan
kompetensi staf perawat dalam penanggulangan
kondisi gawat darurat karena staf keperawatan
merupakan ujung tombak pelayanan kesehatanyang
harus memberikan pelayanan langsung kepada
masyarakat yang membutuhkan dalam waktu 24 jam.

TUJUAN PELATIHAN

1. Tujuan Umum
Meningkatkan kualitas perawat sehingga mampu menangani pasien terutama dalam kondisi gawat darurat .

2. Tujuan Khusus

Setelah dilaksanakannya pelatihan PPGD diharapkan seluruh peserta mempunyai kompetensi kegawat daruratan bidang keperawatan

PESERTA

1. Perawat
2. Siswa - siswi Profesi Perawat

TEMPAT PENYELENGGARAAN

Pelaksanaan Pelatihan ini dilaksanakan selama 5 hari bertempat di RS. Brayat Minulya Surakarta

WAKTU PELATIHAN

Pelaksanaan Pelatihan tanggal 20-24 Mei 2013

TRAINER

Instruktur pelatihan ini terdiri dari para instruktur yang berpengalaman dengan kualifikasi diantaranya:

1. master keperwatan bidang “adult Acute Care”
2. TOT BTLS Pusdinkes Badan PPSDMK Kemenkes RI
3. TOT Instruktur penanganan Krisis Pusdiknakes Badan PPSDMK kemenkes RI
4. Dokter praktisi bidang emergency
4. Perawat praktisi bidang emergency dan disaster management.

MATERI PELATIHAN
TEORI
1. Aspek legal keperawatan gawat darurat
2. Sistem penanggulangan Gawat Darurat SPGDT
3. Managemen Bencana
4. konsep biomekanik trauma
5. airway & breathing
6. Basic life Support
7. Initial assessment
8. Triage management rujukan
9. Managemen rujukan
10. Sistem komunikasi pada kondisi bencana dan kedaruratan

11. Managemen gawat darurat pada penderita dengan trauma kapitis.
12.Managemen gawat darurat pada penderita dengan trauma thoraks.
13. managemen Gawat Darurat pada penderita dengan trauma abdomen
14. managemen gawat darurat pada penderita dengan trauma termal
15. managemen gawat darurat pada penderita dengan trauma muskuloskeletal
16 Managemen gawat darurat pada penderita dengan cidera spinal
17 managemen gawat darurat pada penderita dengan keracunan dan gigitan binatang
18. managemen gawat darurat pada penderita dengan trauma khusus (pediatrik, maternitas, giatri, dan mental psikiatri)
19.Managemen gawat darurat pada penderita dengan kelainan jantung dan aritmia
20. Managemen gawat darurat pada penderita syok

UNJUK KERJA
1. Initial assessment
2. Resusitasi jantung paru (AHA 2010 Recomendation)
3. Intubasi Endotrakeal
4. DC Shock
5. Interpretasi dasar hasil rekam EKG
6. Stabilisasi, evakuasi , dan transportasi
7 banding & splinting
8. Aplikasi radio komunikasi
9. Indoor disaster Management simulation

BIAYA
Setiap peserta Rp 1.500.000,-
Pembayaran sebelum 20 Mei 2013 Rp 1.400.000,-

FASILITAS
1. Seminar kit
2. Alat tulis
3. Tas dan kaos peserta
4. Makan siang & coffee break
5. sertifikat akreditasi PPNI 2 SKP

Biaya Pendaftaran dapat ditransfer ke:
REK BRI SUDIRMAN SURAKARTA
AC NO. 0097 0105 4275 501
a/n Sr. Evarista M.L., OSF

INFORMASI LEBIH LANJUT HUBUNGI:
- Haryo, Amd 085647031968
- Brigitta Adventa F, SH 085647002200
- Betty Sukmawati, Skp 081329751118