Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus Memahami Anak-anak yang Sakit
Patung Santa Theresia Kanak-kanak Yesus di RS Brayat Minulya Surakarta
Thérèse dari Lisieux (2 Januari 1873 – 30 September 1897), dikenal dengan Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus dan Si Bunga Kecil, yang bernama lahir Marie-Françoise-Thérèse Martin. Ia adalah seorang suster Karmelit
Katolik Roma yang dikanonisasi sebagai santa dan juga seorang Pujangga Gereja.
Pada tahun 1925, ia digelari sebagai ‘santa’ oleh Paus Pius XI (1922-1939) dan diangkat sebagai ‘Pelindung Karya Misi Gereja’.
Theresia adalah puteri bungsu dari keluarga saleh Louis Martin dan Azelie Guerin. Ayahnya seorang pembuat arloji di kota Alencon.
Theresia menerima Komuni Pertama umur 12 tahun, masuk biara Suster-suster Karmelit di Lisieux, Prancis umur 15 tahun.
Ia hidup sebagai suster biasa selama sembilan tahun. Sebagai suster muda, ia melaksanakan tugas dan doa harian, mengolah rohani dan menjalani tugas sebagai biarawati.
Ia memilih ‘jalan sederhana’ berdasarkan ajaran Kitab Suci untuk memperoleh kesempurnaan hidup selaku seorang anak kecil, penuh cinta dan iman kepercayaan akan Allah dan penyerahan diri yang total dengan perasaan gembira.
Jalani hal-hal kecil
Spiritualitasnya dikenal dengan istilah "Jalan Kecil" yakni melaksanakan tugas-tugas kecil sehari-hari dengan penuh cinta kasih kepada Tuhan.
Demi cita-cita itu, ia jalankan kewajiban-kewajiban dengan penuh tanggungjawab.
Ia merasa sedih melihat banyak orang menyakiti hati Yesus dengan berbuat dosa dan tidak mau bertobat.
Untuk mempertobatkan orang-orang berdosa itu, ia mempersembahkan dirinya sebagai korban penyilih dosa-dosa. Ia rajin berdoa dan melakukan tapa bagi semua orang berdosa. Ia juga berdoa bagi para misionaris dan penyebaran kabar suka cita Kerajaan Allah di seluruh dunia.
Menderita sakit
Theresia menderita sakit paru-paru yang parah. Selama dua tahun lamanya ia menanggung beban penderitaan itu dengan gembira. Penyakit ini kemudian merengut nyawanya pada tanggal 30 September 1897 di biara Lisieux.
Theresia meninggal dunia dalam usia muda, 24 tahun. Tanggal peringatan Santa Theresia Kanak-Kanak Yesus adalah 1 Oktober setiap tahun.
Doa kerinduan
Salah satu doa yang dicatat dari Santa Theresia, Doa Kerinduan pada Yesus ketika usia 7 tahun saat ia belum boleh menerima komuni.
“Yesus, tentu Engkau senang mempunyai mainan. Biarlah saya menjadi mainan-Mu! Anggap saja saya ini mainan-Mu. Bila akan Kauangkat, betapa senang hatiku. Jika hendak Kausepak kian kemari, silakan!’ Dan kalau hendak Kautinggalkan di pojok kamar lantaran bosan, boleh saja. Saya akan menunggu dengan sabar dan setia. Tetapi kalau hendak Kautusuk bola-Mu, O, Yesus, tentu itu sakit sekali, namun terjadilah kehendakMu!".
Patung Santa Theresia
Patung Santa Theresia
Kanak-kanak Yesus, terlihat ditempatkan di Ruang Anak Theresia RS Brayat Minulya Surakarta, diantara poster dinding gambar-gambar yang dekat dengan hati anak; gambar flora dan fauna.
Santa Theresia menderita sakit paru-paru dan meninggal karena tuberkulosis.
Santa Theresia diyakini menjadi pelindung orang sakit dengan penyakit paru-paru (tuberkulosis).
Ia diyakini dapat memahami penderitaan orang yang sakit. Ia juga diyakini memahami anak-anak yang sakit di RS Brayat Minulya Surakarta. (JP)